Kamis, 23 Agustus 2012

Tentang Media dan Dampaknya

Jaman sekarang media bukan lagi hal yang tabu bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak media seperti televisi merupakan hal yang harus tiap hari mereka liat dan temui. Bagi anak-anak televisi adalah teman mereka, bahkan ada beberapa orang tua membujuk anaknya dengan mengiming-imingi menyetel tayangan kartun favorit anak mereka supaya ga ngambek lagi. 
Media televisi juga merupakan sarana informasi yang sangat menarik. Sekarang ini terdapat berbagai macam tayangan televisi yang ibaratnya selain memenuhi hasrat visual (mata) tapi juga dapat memenuhi hasrat psikis (kepuasan batin). Misalnya seperti tayangan reality show, kartun, gosip, sinetron, ftv, acara yang mengandungunsur motvasi ( Mario Teguh The Golden Ways),dan lain sebagainya.
Tapi taukah kita bahwa acara-acara tv tersebut menjadi candu buat yg mengkonsumsinya (ga cuma NAPZA aja kaaaan yg bisa), karena sebelumnya pihak tv (editor dan para kru) udah mensetting acara tersebut.
Setting disini adalah cara supaya yg menonton acara tersebut menjadi tertarik bahkan menjadikan acara tersebut tontonan wajib nan harus, jadi klo sehari aja ga liat tu acara bakalan setres sendiri. Ga sadar kaaan..?!!
Tapi taukah dampak dari siaran TV tersebut ga cuma positif aja lho, tapi ada negatif,,
Dampak positif, klo kita nonton acara yang bermanfaat seperti National Geografi, Berita, Acara Motivator, dll,, ada kemungkinan kita dapat ilmu yang bisa menambah wawasan bahkan bisa pinter.
Dampak Negative nya, klo kebanyakan nonton sinetron, film, acara-acara talk show, bahkan kartun bisa merubah sudut pandang (pikiran) kita terhadap suatu masalah. Misalnya ni yaaa, anak kecil keseringan nonton kartun spongebob tanpa ada bimbingan dari orang tua, bisa-bisa tu anak nanti jadi ky' spongebob, patrick, squidward, mr.crab, atau shandy tanpa disadari orang tua. karena menurut salah satu situs psikologis di amerika mengatakan "film kartun terburuk adalah spongebob Squarpants, karena terlalu banyak unsur yang tidak akan dipahami oleh anak-anak dan dapat merusak mental anak tersebut". Ga Percaya??!! Cuuss di coba aja deh buat yang punya adek atau keponakan yang dibawah umur 7 tahun, pantengin aja mereka kartun Spongebob tiap hari, liat perubahan sifat dan karakter mereka, apakah jadi anak baik ataukah jadi anak yaaaaaannggggg..... you knowlah nanti,,
Sedangkan tayangan film, klo yang nonton sebangsa anak SD kelas 6, SMP, SMA, bahkan anak kuliahan yang masih MABA bisa merubah kepribadian lhooo..
contohnya ni yaa,, yg hoby nonton sinetron korea, pasti ntar suka menghayal manis sendiri trus ujung-ujungnya jadi BERGALAU UNYU-UNYU di kamar sendiri.. bener gaaak?? pasti donk beneerrr.. udah survey ni soalnyaa.. 95% nyatanya jadi suka bergalau unyu-unyu.
Sarannya siiih, boleh aja nonton TV,, tapi teteeep ingaat,harus pintar-pintar menyaring alias memilih yang mana yang baik dan ga. Karena kepribadian diri kita itu adalah tameng atau pilar kita dalam mengambil keputusan dan berpengaruh untuk bagaimana kedepannya kita nanti..
Ma'aciiih yang udah bacaaa,, God always in our heart :)
Jazakhairo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar